Search

Shopping cart

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
Newsletter image

Subscribe to the Newsletter

Join 10k+ people to get notified about new posts, news and tips.

Do not worry we don't spam!

GDPR Compliance

We use cookies to ensure you get the best experience on our website. By continuing to use our site, you accept our use of cookies, Privacy Policy, and Terms of Service.

APBD Minim,  Walikota : Investor Yang Akan  Bangun Balai Kota 

Ambon - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menegaskan, rencana pemindahan Balai Kota ke kawasan Transit Passo, bukan menjadi program prioritas di tengah kondisi keuangan daerah yang terbatas.

Pasalnya, pembangunan kantor pemerintahan baru membutuhkan anggaran yang besar, sementara kemampuan fiskal daerah saat ini belum memungkinkan proyek tersebut dibiayai melalui APBD.

Walaupun demikian kata walikota, Pemkot Ambon saat ini tengah menjajaki kemungkinan kerja sama dengan pihak investor guna merealisasikan pembangunan kawasan tersebut.

Skema yang dipertimbangkan adalah, mekanisme Build, Operate, Transfer (BOT/BUT), dimana pemerintah menyediakan lahan, sementara pihak ketiga membangun dan mengelola proyek dalam jangka waktu tertentu, sebelum akhirnya diserahkan kepada pemerintah.

“Nantinya menggunakan mekanisme BUT. Pemerintah punya tanah, pihak ketiga yang bangun, mereka operasikan dan kelola dulu. Setelah masa kerja sama sesuai kesepakatan selesai, baru diserahkan kepada pemerintah,” jelas Walikota.

Menurut Walikota, skema tersebut difokuskan terlebih dahulu pada pembangunan infrastruktur dasar sebelum berbicara lebih jauh mengenai manfaat ekonomi maupun pengembangan kawasan perkantoran.

Dkatakannya, skema tersebut difokuskan terlebih dahulu pada pembangunan infrastruktur dasar sebelum berbicara lebih jauh mengenai manfaat ekonomi maupun pengembangan kawasan perkantoran.

Walikota menegaskan, proyek tersebut tidak akan dipaksakan, sebab akan mengikuti kemampuan daerah serta perkembangan investasi.

“Dulu saya pernah sampaikan ingin kantor walikota berada disana. Tapi itu bukan program prioritas. Biarkan berjalan mengikuti perkembangan,” pungkas Walikota. (**)